Minggu, 15 November 2009

Tujuh Hukum Financial Planning


Tujuh Hukum Financial Planning. Melanjutkan artikel sebelumnya mengenai financial planning, berikut ada 7 (tujuh) hukum penting dalam financial planning yang perlu di patuhi dan jalankan untuk mencapai kebebasan financial, yaitu :

1. Yang terpenting bukan dari mana anda berasal ( latar belakang anda, keluarga anda, pendidikan anda atau apapun anda dimasa lalu), juga bukan menjadi siapa anda saat ini (orang gagal, masih belum sukses, masih mencari, dalam proses…) melainkan bagaimana kondisi anda pada saat nanti

2. Bukan berapa besar penghasilan anda saat ini, tapi yang paling penting adalah berapa besar setiap bulan anda dapat menabung dan membangun asset anda secara disiplin

3. Action sekarang juga, financial planning bukan hanya sekedar teori, jadi Lakukan sekarang juga karena kalau bukan sekarang kapan lagi?

4. Setiap keping uang anda adalah penting dan berharga, begitu juga dengan setiap detik waktu anda sangat bernilai, mulailah sejak dini untuk mendapatkan hasil tertinggi, dan ingat sekali lagi Lakukan dengan Disiplin!

5. Jangan bekerja untuk uang, dan membuat hidup anda dikendalikan oleh uang. menurut Robert T.Kiyosaki orang kaya adalah orang yang mempunyai pasif income perbulan minimal 3 (tiga) kali dari biaya hidup perbulan, artinya ketika seseorang tidak bekerja lagi tetap mampu bertahan hidup dengan gaya hidup yang sama seperti ketika masih bekerja bahkan gaya hidup cenderung lebih baik dan meningkat. Anda pilih yang mana?

6. Kalahkan inflasi, hukum ke enam dari financial planning adalah mengalahkan inflasi. Anda tidak perlu investasi yang rumit tetapi yang terpenting investasi yang anda lakukan harus mengalahkan inflasi.

7. Jangan serakah, ingin cepat kaya adalah hal yang wajar dan manusiawi tetapi ingat jangan melakukan investasi jika anda belum memahami tentang investasi tersebut, bukannya untung nanti anda malah buntung, ingat menyesal selalu datang belakangan, jadi berhati-hatilah terhadap setiap penawaran investasi.

Bagaimana dengan ke tujuh hukum financial planning diatas? ingat, “knowledge is something and applying what you know is everything”, semoga ketujuh hukum financial planning diatas membantu anda mencapai kebebasan financial anda.

Perlindungan Aset

Anda pasti tahu bahwa mata uang memiliki nilai. Tetapi, jangan pernah berpikir hanya mata uang saja yang memiliki nilai karena aset pun demikian. Ya, aset memiliki nilai ekonomis. Lalu apa sebenarnya yang di maksud dengan sebuah aset?

Sebuah aset adalah segala sesuatu yang memiliki nilai. Sebuah aset dapat bersifat tangible (dapat dilihat) atau intangible (tidak dapat dilihat). Tangible aset adalah sesuatu yang dapat anda lihat, seperti misalnya seekor sapi, mobil, rumah, pabrik atau tanah.

Intangible aset adalah sesuatu yang tidak dapat anda lihat, seperti misalnya bakat, kemampuan dan pengalaman seseorang, dalam konteks ini, hidup manusia juga merupakan aset. Dan asuransi bertujuan untuk melindungi nilai ekonomis dari aset-aset tersebut.

Kerusakan Aset. Tetapi aset-aset ini mungkin dapat hancur atau tidak dapat digunakan lagi karena sebuah kecelakaan atau sebuah kejadian yang tidak disengaja. Kecelakaan atau sebuah kejadian yang tidak disengaja ini disebut musibah. Kebakaran, banjir, gempa bumi, longsor, sakit, wabah penyakit, kematian dan lain-lain merupakan contoh musibah.

Kerusakan atau kehancuran yang mungkin dapat disebabkan oleh musibah-musibah tersebut adalah resiko yang dimiliki oleh aset. Risiko disini, berarti adanya kemungkinan atau ketidakpastian kerugian atau kehancuran yang dihadapi oleh aset tersebut.

Hidup Manusia – Aset yang paling berharga

Hidup manusia merupakan sebuah aset yang dapat mendatangkan pendapatan. Aset ini juga mengahadapi resiko seperti kematian, sakit dan cacat yang diakibatkan oleh kecelakaan.

Resiko seperti cacat dan kematian membuat seseorang tidak mampu memperoleh penghasilan. Hal ini mengakibatkan pihak-pihak yang bergantung kepadanya (misalnya keluarga) mengalami kesulitan.

"Asuransi jiwa menyediakan perlindungan terhadap resiko-resiko tersebut."